Ibu Kena Kasus Narkoba, Anak Artis Ini Lahir di Penjara, Kini Begitu Cantik and Berprestasi di Prancis



Sempat dijuluki 'Ratu Ektasi' dan melahirkan di balik jeruji besi, aktris cantik Zarima Mirafsur memiliki anak yang berprestasi.


Seperti yang diketahui, Zarima Mirafsur merupakan seorang model dan aktris cantik yang tenar di tahun 90-an.


Namanya sempat meredup setelah dirinya kepergok membawa 30 ribu butir pil ektasi.


Dirinya dicekal pada tahun 1996 dan menggegerkan jagat hiburan kala itu.


Oleh karena itu ia disebut dengan ratu ekstasi dan sempat mendekam di penjara.


Pilu ketika Zarima Mirafsur terpaksa harus melahirkan buah hatinya di balik jeruji besi.


Pada tahun 2000 ia melahirkan seorang putri yang diakui pengacaranya, Ferry Juan sebagai anaknya.


Anak tersebut diberi nama Niquita.


Zarima Mirafsur membantah dan bilang kalau anaknya adalah buah hatinya dengan seorang politikus.


Zarima Mirafsur sempat berselisih dengan Ferry Juan karena kasus perebutan anak.


Meski demikian, Niquita atau yang kerap disapa Tata itu tinggal bersama Ferry Juan.


Tata pun selama ini diasuh Ferry yang seorang single father.


Membesarkan sang putri tidaklah mudah baginya.


Pasalnya, ketika Tata kecil, Ferry sering diteror Zarima.


Bahkan, ia sempat dilaporkan polisi hingga diancam preman.


Walau ibu dari Niquita pernah mendekam di dalam penjara, nyatanya Niquita memiliki prestasi mentereng.


Diketahui, Niquita sempat kuliah di Italia tahun 2019 lalu.


Namun, dia berhenti dari kuliahnya itu.


Tapi setahun kemudian dia belajar di International Fashion Academy (IFA) di Paris.


IFA merupakan sebuah tempat belajar fashion terkemuka di dunia.


Niquita sudah menyelesaikan pendidikannya dan akan wisuda Juli 2023 mendatang.


Tak tanggung-tanggung, dalam wisudanya nanti,  ia punya dua gelar sekaligus.


Gelar tersebut akan diakui di Prancis dan Eropa.


Semasa kuliah, Tata sempat jadi asisten dosen di IFA.


Ia juga sempat magang di merek pakaian Toteme dari Swedia.


Selain itu, Niquita menjadi humas Paris Fashion Week dan dianggap perwakilan Asia.


Tata berniat melanjutkan pendidikannya S2 di Prancis lagi.


Menurut Juan, putrinya ini punya mimpi untuk memanfaatkan ilmunya untuk membuat barang berkualitas ala brand-brand Prancis dengan harga terjangkau di masyarakat.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak